The King’s Avatar – Chapter 231: Mencari Bantuan

Tang Rou kembali untuk tidur. Ye Xiu, di sisi lain, tidak punya banyak pekerjaan. Sudah hampir jam enam dan kurang lebih tidak ada yang butuh bantuan. Separuh pengunjung meletakkan kepala mereka di meja.

Ye Xiu berdiri dan berkeliling sebentar. Dia kemudian kembali ke meja kasir untuk melihat beberapa video dan panduan untuk Line Canyon.

Dalam sekejap mata, sudah waktunya berganti shift. Dia menyerahkan kursinya, makan sarapan, dan tidur seperti biasa.

Tapi bagi tujuh guild besar di server sepuluh, jam-jam ini terasa tak tertahankan. Setelah keributan yang cukup lama, pada akhirnya, mereka semua menyetujui satu rencana: menjaga pintu masuk Line Canyon.

Benar, mereka tetap akan menjalankan rencana menjaga pintu masuk Line Canyon. Tapi kali ini, mereka tidak akan menggerakkan seratus pemain untuk berjaga disana seperti sebelumnya, hanya beberapa. Tujuh guild besar mengatur shift mereka. Mereka akan berganti setiap jam. Selama mereka melaporkan ketika grup Lord Grim keluar, itu sudah cukup.

Ini sudah rencana mereka satu-satunya. Selain ini, mereka merasa mereka tidak bisa menjalankannya. Ini hanya langkah antisipasi. Tak peduli bagaimana rencana ini berjalan, ini membuat mereka merasa cukup baik.

Ketika matahari naik, mereka berpisah dan logoff untuk beristirahat. Tapi bagi beberapa orang, walaupun mereka tidak tidur semalaman, mereka tidak bisa tidur di siang hari juga. Contohnya, Jiang You.

Bagaimana bisa dia tertidur!

Malam ini berlalu dengan mengerikan. Walaupun diluar dingin dan beku, Jiang You hanya bisa merasakan amarah yang membawa di hatinya.

Lord Grim!

Jiang You membencinya sepenuh jiwa. Walaupun sebagai expert, dia tidak berpandangan rendah. Walaupun Lord Grim menggunakan beberapa trik kotor dan walaupun dia nonspesialisasi dengan senjata itu… kalau mereka beralih posisi dan dia mempunyai karakter dan senjata itu, akankah dia bisa menekan semua orang dengan cara mendominasi sepertinya? Jawabannya adalah tidak.

Sungguh merepotkan!

Jiang You berbalik dan berbalik di kasurnya. Dia mengantuk dan jatuh tertidur. Dalam mimpinya, dia melihat BOS dicuri tepat didepan matanya. Dia meraung dan mencari pencurinya untuk melampiaskan amarahnya. Tapi kemudian, satu demi satu, pasukan yang dia bawa bersamanya hilang dari pandangan. Kemudian, sebuah bayangan tiba-tiba melayang kedepan. Dia tidak bisa melihat dengan jelas dan merasakan bulu kuduknya merinding. Diatas bayangan adalah ID ‘Lord Grim’.

“BANGS*T!” Jiang You melolong dan bangun dari mimpi buruknya. Matahari sudah naik. Sinarnya yang menyelinap diantara jendela menyorot matanya. Saat ini, dia merasa sangat beruntung. Huff. Hanya mimpi. BOS yang dicuri hanya ada dalam mimpi.

Dia mengecek jam. Sudah hampir pukul 12. Dia hanya tidur selama empat jam. Tidur malam yang sangat buruk.

Kejadian malam kemarin dan mimpinya terus muncul di pikirannya. Jiang You akhirnya tidak bisa menahannya lagi. Dia berdiri dan memakai pakaian. Setelah bersih-bersih dengan cepat, dia bergegas keluar dari kamarnya.

Klub Tyranny, aula makan.

Sebagai karyawan tetap di Klub, game adalah pekerjaannya dan ini adalah salah satu keuntungan karyawan. Namun, dia jarang makan siang disana.

Saat ini, beberapa anggota Klub menggunakan waktu ini untuk makan. Semua orang jelas mengenali Jiang You dan tahu kebiasaannya. Jiang You muncul sekarang membuat mereka semua terkejut. Bahkan kapten tim Han Wenqing menyapanya dengan wajah terkejut.

Jiang You menyapa semua orang. Dia bergegas mengambil beberapa makanan acak dan duduk didepan seseorang di aula makan.

Orang didepannya mempunyai dua makanan, satu daging, satu sayuran, bersama dengan semangkuk kecil sup. Tangan kirinya memegang semangkuk nasi, selagi tangan kanannya menggenggam sumpit yang saat ini bergerak ke mulutnya. Setiap kali sumpitnya bergerak kebawah, jumlah makanan yang dia ambil hampir sama persis dengan sebelumnya.

Ini adalah wakil kapten Tyranny Zhang Xinjie, orang yang serius dan ketat. Dari pakaiannya hingga kebiasaan makan hingga gaya permainannya, itu semua menggambarkan sifatnya.

Melihat Jiang You duduk didepannya, Zhang Xinjie melihat kearahnya dan menganggukkan kepalanya.

“Wakil kapten, aku punya sesuatu untuk dibicarakan denganmu.” kata Jiang You. Dia akan bertanya pada Zhang Xinjie untuk saran apa yang harus dilakukan terhadap Lord Grim. dia sudah berencana melakukannya sejak beberapa saat yang lalu, tapi menahannya. Setelah berbalik dan menendang selimutnya tadi malam, Jiang You akhirnya memutuskan bahwa dia tak lagi bisa menahannya dan membutuhkan seseorang untuk membantunya.

“Kita bicara setelah makan siang.” Zhang Xinjie berkata.

“Baiklah.” Jiang You menjawab dan mulai makan dengan cepat.

Banyak orang suka menarik teman mereka untuk berbicara selagi mereka makan, tapi semua orang di Tyranny tahu bahwa wakil kapten mereka tidak pernah berbicara dengan siapapun saat makan, yang kenapa tidak ada seorangpun menemaninya saat ini. Jiang You biasanya suka mengobrol dengan yang lain, tapi kali ini, dia malah memilih untuk duduk bersama Zhang Xinjie, membuat semua orang agak mengernyit.

Tapi tidak ada yang benar-benar memikirkannya. Mereka terus mengurusi urusan masing-masing dan setelah makan, mereka meninggalkan aula makan untuk beristirahat, termasuk kapten tim Han Wenqing.

Jiang You sudah melirik Han Wenqing beberapa kali dan melihat bagaimana kapten tim tidak berencana melakukan apapun, dia mulai rileks. Guild dalam game dan tim pro saling berkaitan. Ketika satu menang, keduanya menang. Ketika satu menderita, keduanya menderita. Kemarin malam, guild mereka sudah kehilangan banyak muka. Kalau Han Wenqing mendengar tentang hal ini, Jiang You merasa bahwa dia pasti akan dimarahi.

Banyak orang yang sudah meninggalkan aula makan, tapi Zhang Xinjie terus makan dengan kecepatannya sendiri. Kecepatan makannya sangat konstan. Jiang You bisa melihat urutan bagaimana dia makan. Dengan kecepatan itu, nasi dan lauknya akan selesai di waktu yang sama.

Jiang You, di sisi lain, menyelesaikan makanannya dengan kecepatan tinggi dan tentu saja, Zhang Xinjie menyelesaikan makanannya hingga tak tersisa. Jiang You berpikir bahwa dia sudah selesai makan dan hendak memulai percakapan, ketika dia melihat Zhang Xinjie mengambil ⅘ mangkuk supnya dan dalam diam meminumnya sendok demi sendok.

Akhirnya, ketika dia selesai meminum sup, dia mengusap mulutnya dengan saputangan. Jiang You tidak yakin apa dia benar-benar sudah selesai, jadi dia tetap diam. Setelah Zhang Xinjie meletakkan saputangannya, dia menoleh. “Ada apa kau kemari?”

“Untuk beberapa masalah dalam game.” Jiang You dengan cepat menjawab.

“Oh?”

Jiang You menjelaskan situasinya padanya. Ada beberapa perkembangan beberapa hari terakhir ini. Masalah Guild Blue Brook dan semua masalah mereka dijelaskan olehnya.

Kenyataannya, Jiang You tidak benar-benar memahami situasinya. Tiga guild besar terkuat semua berada dalam masalah. Selain Guild Blue Brook dan Tyrannical Ambition, gudang Herb Garden hampir dibersihkan oleh Lord Grim. Tim yang mendukung mereka juga sudah dikalahkan Lord Grim berkali-kali pula. Kalau Jiang You tahu akan hal ini, dia sudah akan meminta bantuan bahkan dari Han Wenqing sejak dulu.

Nonspesialisasi?

Senjata yang bisa berubah bentuk?

Satu orang menekan kalian semua?

Zhang Xinjie mendengarkan dalam diam selagi Jiang You menyelesaikan laporannya. Dia terutama tertarik di bagian itu.

Selain itu, Zhang Xinjie tidak peduli dengan cerita BOS yang paling meresahkan Jiang You. Dia hanya menanyakan beberapa detail tentang strategi dan taktik yang digunakan Lord Grim di pembantaian tim pertama. Tapi Jiang You tidak benar-benar memperhatikan tentang hal-hal ini, jadi dia tidak bisa menjawabnya.

“Wakil kapten Zhang benar-benar peduli tentang strategi dan taktik…” pikir Jiang You.

Di kalangan pro Glory, ada empat pemain yang dijuluki Master Taktik. Tidak, hanya ada tiga sekarang. Zhang Xinjie adalah satu dari mereka. Dua yang lain adalah kapten tim Blue Rain Yu Wenzhou dan kapten tim Thunderclap Xiao Shiqin. Tim Thunderclap tidak dianggap tim yang sangat kuat, tapi mengandalkan strategi dan taktik kapten tim mereka Xiao Shiqin, mereka akan kadang mampu muncul dengan kemenangan mengejutkan, yang membuat tim ranking atas tidak pernah meremehkan mereka. Yang terakhir, yang tak lagi bisa dianggap salah satu dari mereka, adalah Ye Qiu yang telah pensiun.

“Lord Grim ini yang kau bicarakan tidak sesederhana itu. Kau punya akun yang bisa kugunakan, kan? Biarkan aku pergi dan melihatnya.” kata Zhang Xinjie.

“Uh, aku punya, aku punya.” Jiang You langsung menjawab.

“Aku akan meminta waktu luang siang ini. Aku akan pergi ketempatmu di studiomu.” kata Zhang Xinjie.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog di WordPress.com

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: