Live Action Serial TV The King’s Avatar!

Berawal dari Light Novel yang kepopulerannya ‘agak’ terlambat, The King’s Avatar telah menuai sukses juga lewat manga dan anime-nya. Tapi masih belum cukup, Tencent juga bersiap untuk meluncurkan adaptasi serial TV dari franchise yang naik daun ini. Ya, serial TV!

Mungkin ada beberapa dari kalian yang sudah tahu berita ini, tapi jujur gue baru tahu setelah browsing mengikuti perkembangan beberapa novel Tiongkok yang gue ikuti. Usut punya usut, ternyata desas desus Tencent bakal ngeluarin live actionnya udah ada sejak akhir tahun 2017 lalu, dan Mei tahun 2018 ini mereka mengkonfirmasi projek ini sekalian merilis sederet cast bintang ganteng nan cantik buat memerankan tokoh-tokoh di serial The King’s Avatar. Nggak tanggung-tanggung, dari berita resminya, bakal ada 80 episode! Seenggaknya bakal ada detil-detil di novel yang bakal kebawa di serial TV-nya, melihat jumlah episodenya yang banyak. Lanjutkan membaca “Live Action Serial TV The King’s Avatar!”

Featured post

The King’s Avatar – Chapter 238: Dipilih Secara Acak

“Senior, aku sudah di Congee City.” Steamed Bun Invasion revive di kota dan mengirim pesan pada Ye Xiu.

“Kau gila.” balas Ye Xiu.

“Tapi aku tidak punya senjata dan tidak punya uang…” kata Steamed Bun Invasion.

“Kau… benar-benar gila. Aku akan segera kesana!” kata Ye Xiu.

“OK!”

Ye Xiu tidak segera kembali ke Congee City, tapi pergi ke Line Canyon. Timnya semua logout di Line Canyon. Walaupun dia tidak berpikir anggota timnya yang lain akan sepolos Steamed Bun, mereka mungkin akan menemui kesulitan juga disana.

Pukul 8:30, Cleansing Mist Su Mucheng online.

“Hm? Kenapa semuanya belum datang?” tanya Su Mucheng.

“Tidak bisa apa-apa.” jawab Ye Xiu tak berdaya. Tang Rou jelas tidak akan onlin dan Qiao Yifan juga belum tiba.

“Bisakah kita terus PK?” tanya Su Mucheng.

“Kita lihat saja. Keluar dari Line Canyon dulu. Hati-hati.” kata Ye Xiu.

Su Mucheng tahu apa yang akan ditemuinya. Walaupun banyak pemain yang mengawasinya, Su Mucheng dengan mudah melepaskan diri dari mereka.

Ye Xiu datang untuk menemuinya. Selagi dia mendekati Line Canyon, dia melihat beberapa pemain berdiri diluar pintu masuk. Mereka tidak terlihat akan masuk atau keluar. Ye Xiu membuat perhitungan. Dia kemudian maju dan menyingkirkan mereka semua.

Mereka mengirim pesan pada guild masing-masing. “Lord Grim ada di Line Canyon.”

Setelah 20 detik, pasukan yang menemukan Lord Grim terbunuh.

“Oh! Kau datang menyambutku?” Di Line Canyon, Cleansing Mist Su Mucheng telah tiba di pintu masuk. Ketika dia memanjat keluar, dia melihat Lord Grim.

“Tentu saja.” Lord Grim Ye Xiu berdiri disana. Selain dia ada beberapa mayat, pasukan yang telah menunggu mereka disana. Walaupun mereka mati, mereka tidak segera revive dan tetap disana untuk mengawasi. Mereka benar-benar bertanggung jawab dan rajin.

“Benar-benar mengacaukan pemandangan!” Su Mucheng tidak suka dengan mayat yang bertebaran.

“Ayo pergi!” kata Ye Xiu dan keduanya pergi.

Para guild mengerahkan pasukan mereka dan mulai mengejar mereka berdua. Partisipannya adalah pemain yang sebelumnya terlibat, namun mereka tidak mempunyai semangat bertarung yang sama seperti sebelumnya.

Pemain yang telah ikut dalam pertarungan setidaknya bisa merubah kemarahan mereka menjadi motivasi. Tapi mayoritas pemain hanya berlarian kesana kemari, menunggu, atau melakukan sesuatu yang membosankan. Setelah mengetahui bahwa mereka akan melanjutkan aktifitas ini hari ini, mereka menyiapkan film, komik, novel dan snack untuk menghabiskan waktu,

Ye Xiu memimpin Su Mucheng berkeliling peta untuk melarikan diri dari pengawasan guild. Setelahnya, mereka pergi ke Bulls Town.

Sebagai kota pertama yang akan dituju pemain setelah Kota Pemula, walaupun kecil, kota ini punya semuanya. Para pemain juga bisa pergi ke Arena melalui kota ini.

Ketika mereka tiba di Bulls Town, sudah hampir pukul 9. Ye Xiu mengirim uang pada Steamed Bun Invasion untuk membeli senjata. Dia kemudian mencari di daftar temannya, Seven Fields, Sleeping Moon, dan Drifting Water sedang online. Tapi kalau mereka bergabung, mereka juga akan ikut dalam konflik antara Ye Xiu dengan beberapa guild. Ye Xiu tidak menginginkan hal ini.

Tepat pukul 9, Endless Night online dan karakternya juga sudah berada di pintu masuk Arena. Crowd Lover dan yang lain sudah menunggu disana. Mereka tidak berani membuat Zhang Xinjie menunggu mereka.

Mereka tidak berani, tapi Ye Xiu berani.

“Mulai?”

“Tidak cukup pemain.”

“4 jam dan 37 menit tidak cukup?” Zhang Xinjie sangat tidak senang.

“Tak ada pilihan lain. Bagaimana kalau lain waktu. Jam 12?”

“Tidak.” jam 12 adalah waktu tidur Zhang Xinjie.

“Kalau begitu terserah kau.” balas Ye Xiu.

“Kapan kau bisa mengumpulkan pemainmu?” tanya Zhang Xinjie.

“Jam 12…”

“Kalau begitu besok. Kuharap kau tidak menghindar lagi.” Zhang Xinjie memutuskan. Dia tidak ingin membuang waktu.

“Ah, tunggu! Aku punya seseorang.” Ye Xiu memanggil terburu-buru. Dia baru saja menerima notifikasi. Dia belum mengecek tapi pesannya sudah muncul. “PKPKPKPKPKPKPK.”

“Lelaki berisik itu datang lagi!” Su Mucheng meringis.

Lord Grim dengan cepat masuk kedalam Arena. Dia membuka sebuah room dan setelahnya, dia mengirim nomor room ke Flowing Tree Huang Shaotian.

“Tunggu aku mengganti akun!: Huang Shaotian langsung berkata.

“Datang kesini sekarang!” kata Ye Xiu.

“Kenapa?” tanya Huang Shaotian.

“Pertama-tama bantu kami bermain satu ronde.”

“Sial sial sial! Aku datang untuk PK denganmu. Apa kau pikir aku monster summon!” rutuk Huang Shatian.

“Ini akan cepat.” kata Ye Xiu.

“Tidak punya senjata!”

“Cari Steamed Bun Invasion. Dia sedang membeli senjata. Minta dia membelikanmu juga.” balas Ye Xiu. Huang Shaotian mengontak Steamed Bun Invasion.

Di Arena, tim lawan segera masuk setelah menerima nomor room. Tim Jiang You tidak mengganti formasi mereka, kecuali Clericnya yang digantikan Endless Night.

Di sisi Ye Xiu, Lord Grim nya dan Cleansing Mist Su Mucheng sudah ada disana. Tiga tempat kosong belum diisi.

“Dimana pemainmu?” Endless Night mengirim pesan. Tiba-tiba, tempat ketiga diisi dan sebuah karakter terkunci. Steamed Bun Invasion. Segera setelahnya, karakter keempat, Flowing Tree.

“Flowing Tree?” Jiang You terkejut.

“Siapa ini?” tanya Zhang Xinjie.

“Kita tidak bertemu dengannya kemarin, tapi dia membunuh beberapa pemain di Congee Forest. Dia hanya level 27.” Jiang You memperkenalkannya.

“Cepat cepat cepat!” Flowing Tree mulai tidak sabar.

“Dia juga banyak bicara.” tambah Jiang You.

“Kata-kata Blade Master sudah mulai mengalir.” kata Zhang Xinjie.

“Lalu siapa ini?” Pemain kelima terkunci. Striker bingung ketika dia melihatnya. Pemain kelima ni adalah Assassin level 31 bernama Zero Kills. Dia belum pernah mendengar nama pemain ini.

“Zero Kills?” Jiang You juga bingung. Dia segera mengirim pesan pada Cold Night. Cold Night juga tidak tahu. “Siap siap siap siap siap siap siap siap siap siap siap siap siap siap!” Flowing Tree mengetik lagi.

“Kalau kau tidak ingin identitasmu terungkap, kurangi bicaramu.” Ye Xiu berkata pada Flowing Tree.

:Hm?”

“Endless Night disana itu adalah Zhang Xinjie.”

“Kau serius?” Huang Shaotian terkejut.

Saat ini, semuanya mengklik ‘siap’ dan kompetisi tim dimulai. Mereka langsung memasuki arena pertarungan dan peta Lava Cemetery dipilih secara acak.

“Kau serius?” Setelah memasuki peta, Huang Shaotian bertanya lagi.

“Tidak. Kau teruslah cerewet!” kata Ye Xiu.

Biasanya, Huang Shaotian akan mulai mengetik gila-gilaan di chat publik segera setelah dia masuk, tapi kali ini dia menahan diri. Sedangkan untuk Zero Kills itu, dia tanpa sabar langsung bergegas maju untuk bertarung.

“Hei, bro ini tidak sabaran. Siapa dia?” tanya Huang Shaotian.

“Entahlah.” jawab Ye Xiu.

“Entahlah?” Huang Shaotian tidak paham.

“Kita tidak punya cukup pemain, jadi seorang pemain acak bergabung.” kata Ye Xiu.

The King’s Avatar – Chapter 237: Anggotanya Tidak Bersama

Setelah mengobrol dengan Su Mucheng, tiba waktunya untuk makan jadi mereka berdua pergi untuk makan malam. Chen Guo dan Tang Rou masih belum pulang. Setelah makan, Ye Xiu tidak terburu-buru login kedalam game. Dia terlebih dulu membuka forum Glory.

Forum Glory mempunyai banyak bagian seperti bagian tentang dungeon, bagian untuk setiap profesi, bagian untuk Aliansi Pro, dll. Setiap kategori mempunyai subjek masing-masing, tapi kalau kau ingin menemukan informasi random, kau harus melihat satu persatu.

Dari server satu hingga sepuluh ditambah dengan Heavenly Domain, semuanya sangat aktif. Pemain terkenal, dendam, cerita lucu, semuanya ada disini. Diantara itu semua, yang paling populer adalah Heavenly Domain dan diikuti dengan server sepuluh.

Topik utama di server sepuluh sudah jelas adalah Lord Grim. Dari Desa Pemula hingga berbagai rekor, segera setelah seseorang membuka halaman forum, mereka akan melihat nama Lord Grim dimana-mana.

Di server sepuluh, rekor dungeon telah menjadi milik Lord Grim. Bahkan Tiga Guild Besar yang terkenal harus mencari pertolongan Lord Grim jika mereka ingin mencetak rekor dungeon.

Pengguna forum telah mengetahui apa yang terjadi. Mereka semua membicarakan tentang bagaimana guild besar akan berkembang dalam situasi semacam ini. Lanjutkan membaca “The King’s Avatar – Chapter 237: Anggotanya Tidak Bersama”

The King’s Avatar – Chapter 236: Panduan Perandaian

Ye Xiu menerima persetujuan Endless Night terkait kondisi pertarungan dan tersenyum. Dia kemudian membalas, “Sampai jumpa nanti malam.”

“Nanti malam? Jam berapa?” tanya Endless Night.

“Itu agak sulit. Pemain di timku agak rumit. Aku harus mengontak mereka terlebih dulu dan meski begitu, sulit menentukan waktunya. Kau akan bermain sepanjang malam, kan? Kita akan bertanding ketika semuanya sudah online!” Ye Xiu menjawab dengan santai.

“Kau tidak bisa mengontak mereka sekarang?”

“Mereka tidak online.” kata Ye Xiu.

“Jam sembilan. Masih ada 4 jam dan 37 menit. Sudahkah pemainmu berkumpul di jam itu?”

“Uh, mungkin…” Ye Xiu tidak yakin. Tang Rou dan Chen Guo sedang keluar dan dia tidak tahu kapan mereka akan kembali. Su Mucheng dan Qiao Yifan biasanya belum online di jam itu. Steamed Bun Invasion biasanya sudah online, tapi kalau dia tidak online, Ye Xiu tidak punya cara mengontaknya.

“Kalau begitu malam ini pukul sembilan.”

“Baiklah. Datang atau kalah.”

“Jangan terlambat. Aku tidak akan menunggumu.” Lanjutkan membaca “The King’s Avatar – Chapter 236: Panduan Perandaian”

The King’s Avatar – Chapter 235: Taruhan

Lord Grim kemudian menghilang.

Melihat Endless Night Zhang Xinjie tidak bergerak, Jiang You dan yang lain tidak mengejarnya. Yang mereka lakukan hanya menggerakkan karakter mereka mendekat ke Endless Night.

Walaupun tidak ada yang mati kali ini, hasilnya sangat berbeda dari apa yang mereka harapkan. Ketika Lord Grim terkena Sacred Fire, mereka semua berpikir bahwa situasinya sudah terkontrol. Mereka menunggu untuk membanggakan betapa berbedanya ketika seorang expert sejati membantu mereka. Tapi pada akhirnya, dua jebakan membalikkan keadaan dan Lrod Grim berhasil melarikan diri. Dari sudut pandang ini, pemenangnya masih Lord Grim.

Jiang You dan yang lain merasa kecewa ketika mereka mendengar Zhang Xinjie berkata, “Senjata di tangannya tidak terlihat berubah bentuk.”

Sebuah suara dari luar game terdengar. “Dia tidak memegang senjata aslinya. Itu senjata Purple kelas Nightwalker level 30, Twin Tailed Sword.”

Yang berkata adalah Endless Night. Dia bermain di server baru, jadi Endless Night sangat berpengalaman dalam equipment di level ini. Tak peduli profesi apa senjata itu berasal, dia pasti akan mengenalinya.

“Senjata Purple?” yang lain terkejut. Lanjutkan membaca “The King’s Avatar – Chapter 235: Taruhan”

The King’s Avatar – Chapter 234: Dua Jebakan

Lord Grim dilempar ke udara oleh Raging Flames dan Sacred Fire Cleric juga tepat sasaran. Pergerakan Lord Grim telah diprediksi oleh mereka.

Ye Xiu hanya bisa melihat dalam diam selagi Lord Grim nya sekali lagi dibakar dengan Sacred Fire dan terkena Silence selama 3 detik lagi.

Damage nya overlap, tapi begitu juga dengan CC-nya, jadi mengeluarkan skillnya bersamaan menjadi sia-sia.

Namun, Cleric Tyrannical Ambition menggabungkan Sacred FIre mereka dengan hampir sempurna, menjaga Silence pada Lord Grim selama 5-6 detik. Striker, yang telah dihantam kebawah, sudah kembali keatas dan Sharpshooternya juga telah bangun. Mereka jelas ingin membunuh Lord Grim disini.

Jiang You dan yang lain berteriak senang dan menubruk bersama. Tapi Zhang Xinjie sedikit kecewa, dia belum melihat apa yang ingin dia lihat.

“Kenapa dia tidak menggunakan Aerial Fire?”

Ini adalah sesuatu yang membingungkan Zhang Xinjie. Kalau Lord Grim memiliki profesi lain, tidak akan mungkin dia punya cara untuk melarikan diri, tapi Gunner bisa menggunakan Aerial FIre untuk bergerak di udara dan mengulur waktu. Aerial Gun adalah serangan biasa, jadi Silence tidak berpengaruh. Tidak ada perbedaan pada aspek ini antara nonspesialisasi dan Gunner. Lanjutkan membaca “The King’s Avatar – Chapter 234: Dua Jebakan”

The King’s Avatar – Chapter 233: Sacred Fire

Pintu masuk Line Canyon. Satu dari mereka ada didalam ngarai, yang lain ada diluar. Lord Grim Ye Xiu dan Endless Night Zhang Xinjie melihat satu sama lain di waktu yang sama.

Ye Xiu mengenali ID ini, tapi kuda-kudanya memberinya perasaan yang tidak biasa.

Bagaimanapun, dia sudah ditemukan, jadi dia mengirim Endless Night sebuah pesan. “Siapa disana?”

Endless Night yang asli yang berdiri dibelakang Zhang Xinjie melihat pesan Lord Grim dan langsung merasa bahwa Lord Grim itu sangat arogan.

“Kau tidak akan bisa pergi.” Zhang Xinjie dengan cepat membalas. Balasan ini sangat cepat hingga terlihat kabur di mata Endless Night. Ketika dia selesai membacanya, dia melihat Lord Grim telah membalas balik. “Oh? Apa ada penyergapan disana?”

Kerjapan lain dan Zhang Xinjie mengirim pesan lain. “Yeah.”

“Berapa?”

“Enam.”

Jiang You dan yang lain sudah siap bertarung. Bagaimana mereka tahu bahwa dua orang ini sedang mengobrol. Hanya Endless Night, yang berdiri dibelakang Zhang Xinjie, melihat tidak percaya/ Lanjutkan membaca “The King’s Avatar – Chapter 233: Sacred Fire”

The King’s Avatar – Chapter 232: Posisi Akurat

Setelah meninggalkan aula makan, Jiang You kembali ke tempat kerjanya di Klub dan langsung menghubungi Cold Night, bertanya apakah dia bisa segera menyiapkan akun Cleric level 33 untuknya.

Semua kartu akun cadangan untuk server sepuluh ada pada Cold Night, tapi Cold Night tidak tinggal di kota yang sama dengan Klub Tyranny, jadi tidak mudah mengambil kartu darinya seperti Plantago Seed yang mengambil kartu dari Tiny Herb. tidak mudah bagi Jiang You dan Striker itu untuk mendapat kartu akun mereka di server sepuluh.

“Cleric? Apa Endless Night tidak apa-apa?” Endless Night ada di kota yang sama dengan Klub Tyranny, tapi Cold Night hanya sekedar mengusulkan. Cleric terhebat di guild mereka sudah punya akun. Cleric yang lain juga berlevel hampir sama dengan Endless Night, jadi tidak masuk akal untuk memberikan akunnya pada pemain yang lebih buruk.

“Oke, bilang padanya untuk kesini siang ini!” Dia tidak berpikir Jiang You benar-benar akan setuju.

Cold Night terkejut, jadi dia bertanya dengan penasaran. “Untuk siapa akun itu?”

“Wakil Kapten Zhang.” Jaing You tidak menyimpan rahasia.

“Ah…” Ada nada terkejut di suaranya. “Wakil kapten Zhang akan keluar?”

“Yeah, aku berbicara dengannya dan dia bilang dia akan datang melihat. Bilang pada Endless Night untuk membawa kartu akunnya kesini!”

“Oke oke.” Lanjutkan membaca “The King’s Avatar – Chapter 232: Posisi Akurat”

The King’s Avatar – Chapter 231: Mencari Bantuan

Tang Rou kembali untuk tidur. Ye Xiu, di sisi lain, tidak punya banyak pekerjaan. Sudah hampir jam enam dan kurang lebih tidak ada yang butuh bantuan. Separuh pengunjung meletakkan kepala mereka di meja.

Ye Xiu berdiri dan berkeliling sebentar. Dia kemudian kembali ke meja kasir untuk melihat beberapa video dan panduan untuk Line Canyon.

Dalam sekejap mata, sudah waktunya berganti shift. Dia menyerahkan kursinya, makan sarapan, dan tidur seperti biasa.

Tapi bagi tujuh guild besar di server sepuluh, jam-jam ini terasa tak tertahankan. Setelah keributan yang cukup lama, pada akhirnya, mereka semua menyetujui satu rencana: menjaga pintu masuk Line Canyon.

Benar, mereka tetap akan menjalankan rencana menjaga pintu masuk Line Canyon. Tapi kali ini, mereka tidak akan menggerakkan seratus pemain untuk berjaga disana seperti sebelumnya, hanya beberapa. Tujuh guild besar mengatur shift mereka. Mereka akan berganti setiap jam. Selama mereka melaporkan ketika grup Lord Grim keluar, itu sudah cukup.

Ini sudah rencana mereka satu-satunya. Selain ini, mereka merasa mereka tidak bisa menjalankannya. Ini hanya langkah antisipasi. Tak peduli bagaimana rencana ini berjalan, ini membuat mereka merasa cukup baik. Lanjutkan membaca “The King’s Avatar – Chapter 231: Mencari Bantuan”

The King’s Avatar – Chapter 230: Sedikit Lebih Awal Hari Ini

Pengumuman Sistem: Pemain Lord Grim, Soft Mist, dan Steamed Bun Invasion telah mengalahkan Cliff Ronin Alpine.

Walaupun itu bukan kill pertama, kill BOS liar masih berita besar. Diantara keributan keterkejutan di chat publik, beberapa pemain menyelamati mereka.

Jauh di Congee City, Jiang You melihat pengumuman sistem dan pesan ini di chat publik. Dia benar-benar ingin muntah darah…

Tentu saja, pemain yang sudah mencari BOS satu jam terakhir ini tidak senang dengan Lord Grim. Saat ini, reputasi Lord Grim menjadi tidak menyenangkan. Setelah pengumuman sistem, jumlah pemain yang mempertanyakan hal ini juga menjadi jauh lebih sedikit.

Jiang You tahu faktanya, tapi dia tidak bisa memberitahu mereka. BOS sudah direbut paksa dan satu jam kerja keras mereka juga dicuri.

“Kita harus membunuh Lord Grim!” Jiang You mendobrak keyboard dan mengirim pesan pada Cold Night.

Cold Night belum pernah dibunuh Lord Grim dan walaupun dia kecewa, perasaannya jauh dari level dendam Jiang You.

Dengan berita BOS ini, tidak ada lagi kesempatan mereka untuk mencuri BOS, jadi tujuh guild berkumpul bersama.

“Bagaimana dengan Cleansing Mist dan One Inch Ash itu?”

“Mati?”

“Offline…”

“…” Lanjutkan membaca “The King’s Avatar – Chapter 230: Sedikit Lebih Awal Hari Ini”

Buat situs web atau blog di WordPress.com

Atas ↑